Panduan Pendaftaran Online
Ikuti langkah-langkah berikut agar pendaftaran berjalan lancar dan cepat diverifikasi panitia.
Langkah-langkah Pendaftaran
-
1
Buka menu Pendaftaran Online
Klik menu Pendaftaran Online di bagian atas website.
-
2
Klik Daftar Sekarang
Kamu akan dialihkan ke halaman daftar. Pilih Daftar Online, lalu isi: Nama Lengkap (sesuai ijazah), NISN, Tanggal Lahir, dan Email aktif.
Pastikan semua benar sebelum klik daftar. Jika salah, perbaikan bisa sulit. -
3
Klik tombol Daftar (cukup sekali)
Setelah data lengkap, klik Daftar. Tidak perlu daftar berkali-kali.
-
4
Cek email untuk Aktivasi
Sistem akan mengirim email berisi tombol Aktivasi dan informasi akun. Silakan cek Inbox dan juga folder Spam.
Jika email masuk ke Spam, tandai sebagai Bukan Spam (Not Spam) agar pindah ke Inbox. -
5
Login menggunakan akun dari email
Kembali ke menu Pendaftaran Online, klik Login, lalu masukkan Username dan Password yang dikirim via email.
-
6
Lengkapi formulir dan upload foto 3×4
Isi seluruh data sesuai permintaan. Upload foto 3×4 berwarna dengan seragam sekolah asal. Gunakan foto yang layak (bukan selfie/bergaya).
Foto yang tidak sesuai ketentuan dapat membuat verifikasi ditolak/pending. -
7
Klik Simpan / Kirim
Setelah selesai mengisi formulir sampai halaman terakhir, klik tombol Simpan atau Kirim.
-
8
Tunggu verifikasi panitia
Panitia akan melakukan verifikasi & validasi. Jika data lengkap dan sesuai, status akan disetujui.
-
9
Cetak formulir & pilih jadwal ujian
Setelah diverifikasi, kamu bisa cetak formulir dan memilih jadwal ujian. Pemilihan jadwal hanya 1 kali dan tidak bisa diubah.
-
10
Cetak kartu ujian & ikuti tes di kampus
Cetak kartu ujian. Tes Potensi Akademik dilaksanakan di Kampus SMAN 1 Matauli Pandan dengan sistem CBT (Computer Based Test).
-
11
Logout setelah selesai
Demi keamanan akun, lakukan Logout setelah selesai. Jika perlu memperbaiki data, login kembali lalu gunakan menu Edit Data.
Kesalahan yang sering terjadi
- Foto tidak sesuai ketentuan (selfie, bergaya, latar tidak layak, atau foto lama).
- NISN / NIK / Nomor KK salah ketik.
- Angka/isi data tidak realistis (misalnya mengisi tanpa konfirmasi orang tua).
- Isi data asal-asalan sehingga verifikasi menjadi pending.